Lafadz Do'a Berbuka Puasa Romadhon Berdasarkan Hadits Shahih

Assalamu'alaikum Warohmatullohhii Wabarokatuh sahabat pembaca setia blog www.kangsodik.com, alhamdulillah tibalah kita kembali berjumpa dengan bulan romadhon yang mulia ini puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allahurobbii, dikesempatan yang berbahagia ini kami akan sajikan informasi bertemakan Islami sesuai moment yang lagi kita jalani, yakni tentang bacaan lafadz do'a manakala berbuka puasa dibulan suci romadhon ini yang pastinya sesuai apa yang diajarkan dan contohkan Nabi Muhammad Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam.

Doa Berbuka Puasa Ramadhan Yang Shahih

Karena sudah sepatutnyalah kita sebagai Kaum Muslimin yang Mukminin harus mengetahui secara baik dan benar tentang suatu amalan dimana disini dibahas masalah do'a berbuka puasa, apakah kedudukan riwayat dari sebuah hadits yang menjadi dalil amalan tersebut derajatnya shahih? (Tepercaya/Valid), Dhoif (Lemah) atau jangan-jangan malah Maudhu' (Palsu).

Oleh sebab itulah salahsatu sebagai pembuktian bagi siapapun yang menyatakan dirinya mengaku seorang muslim, wajiblah baginya beramal dan berbadah dengan rasa Ittiba' yakin Mengikuti tuntunan dan contoh Nabi Rasulullah Shallalhu 'Alaihi Wasallam berdasarkan dalil Qur'an dan Hadits yang Shahih. Karena Jumhur Ulama mayoritas bersepakat dalam sebuah Ijma' bahwasanya syarat penting diterimanya sebuah amalan dengan niat ibadah ialah wajib Ikhlas hanyalah karena Allah Ta'ala dan Ittiba' kepada Nabi, itu artinya harus mengikuti segala apa yang sudah dicontohkan baginda Nabi Muhammad Rasulullah selaku Pimpinan tertinggi di dalam agama Islam ini baik itu yang bersumber dari Al Qur'an dan juga Hadits Nabi yang riwayatnya Shahih. Kenapa begitu? Karena keduanya merupakan sumber Ilmu untuk mempelajari Islam yang paling benar dan perintahkan berpegang kepada keduanya agar tidak menyimpang dan tersesat.

Adapun lafadz tulisan dan bunyi do'anya dapat Anda baca lalu dihafalkan. Bagi yang baru mengetahui memang terasa asing karena pada umumnya kita sejak kecil terlanjur diajarkan do'a "Allahumma laka shumtu...." yang ternyata bersumber dari hadits yang Dho'if (Lemah). Sementara hadits dho'if tersebut dalam ajaran Islam tidak bisa dari rujukan hukum atau dalil dalam beragama apalagi masih banyak hadits-hadits lain yang riwayatnya lebih shohih. Kabar gembiranya ternyata ada hadits shohih yang menjajarkan tatacara dan bacaan do'a berbuka puasa yang sesuai sunnah Nabi, Untuk lebih jelasnya dapat Anda simak dibawah berikut.

بِسْمِ اللَّهِ
Bismillaah
"Dengan menyebut nama Allah"

Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
 يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ
"Wahai anakku, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang berada di dekatmu." [HR Bukhari no. 4957] dan [Muslim no. 3767].

Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah yang artinya "Telah hilang rasa dahaga, dan dan telah basah kerongkongan, serta telah tetap pahala insya Allah."

Ibnu 'Umar Radhiyallahu 'Anhuma yang menuturkan :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

"Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila berbuka beliau berdoa Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah." (HR. Abu Dawud no. 2357, al-Daruquthni, no. 2242. Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud, no. 2066 menghukuminya sebagai hadits hasan, al-Imam al-Daruquthni mengatakan: Isnadnya hasan, Al-Hakim mengatakan: Ini hadits shahih, dan Al-Hafidz Ibnul Hajar mengatakan: Ini hadits hasan).

Untuk Download Audionya Klik Disini
Atau Play dibawah berikut:


Jika kita perhatikan dari segi isi dan arti do'a yang terdapat di dalamnya mengandung makna yang sangat jelas sekali, bahwasanya doa berbuka puasa diatas dibacanya sesudah mengucap basmallah dan mimun air beberapa tegukan serta menyantap makanan ringan seperti satu, dua hingga tiga butir kurma atau semisalnya. Maka barulah do'a tersebut dilafadzkan atau kita ucapkan dengan pelan-pelan saja tidak perlu keras-keras apalagi berteriak kencang lewat speaker Masjid yang justru malah mengganggu orang dan menambah-nambah amalan baru yang tidak pernah dicontohkan Nabi.

Demikianlah telah kami pembahasan ringkas mengenai Lafadz Do'a Berbuka Puasa Romadhon Berdasarkan Hadits Shahih. Mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya bagi Anda semua terkhusus bagi Umat Islam. Semoga amal ibadah puasa romadhon kita dapat berjalan lancar dan benar-benar tercapainya hamba yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata'ala. Jika merasa ada manfaat dari artikel silahkan klik tombol share dibawah ke sosmed Anda. Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Baca juga: Cara Niat Puasa Ramadhan Yang Benar Sesuai Contoh Nabi
Advertisement

0 Response to "Lafadz Do'a Berbuka Puasa Romadhon Berdasarkan Hadits Shahih"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel