3 Penyakit Berbahaya Dari Kebiasaan Tidur Dengan Kipas Angin Terus Menyala

Tidur dengan keadaan Kipas Angin terus menyala sampai bangun sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang pada akhir-akhir ini, apalagi mengingat keadaan suhu terutama di perkotaan semakin panas saja. Bahkan meski baru saja mandi pada saat waktu belum terlalu lama badan kita tetap merasa gerah dan keringat langsung bercucuran kembali.

Namun begitu ini jangan sampai dijadikan asalan untuk menyalakan Kipas Angin saat tidur, pasalnya ini bisa mengakibatkan persoalan buruk bagi tubuh serta menimbulkan sejumlah penyakit yang juga berbahaya.

Bijaklah Dalam Menggunakan Kipas Angin Agar Terhindar Dari 3 Penyakit Berbaya Ini
 
Menurut kepercayaan banyak orang dampak kematian dari paparan kipas angin secara rutin dalam masa yang lama sangat gampang menimpa ada seseorang yang sedang terganggu bagian pernapasannya serta orang yang berusia lanjut.

Apalagi keadaan rumah tempat tinggalnya minim sekali dengan lubang-lubang ventilasi yang memiliki peranan yang sangat penting untuk mengeluarkan udara buruk dan menerima masuknya udara yang bagus dan segar ke dalam rumah dan kamar-kamar.

Memakai Kipas Angin di waktu sedang terpulas tidur dalam waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan beberapa penyakit yang sangat bahaya, diantaranya adalah yang tercantum sebagai berikut :

#1. Hipertermia

Hipertermia ini akan terjadi manakala suhu tubuh manusia berada diatas normal yakni sekitar 36°C, dan tetap dalam ukuran tersebut hingga jangka waktu yang cukup lama.

Keadaan yang boleh dibilang langka terjadi ini ditimbulkan oleh sebuah gangguan kesehatan tertentu yang umumnya pada saat terjadi cuaca musim panas yang berkelanjutan. Dan hal ini pada dasarnya sering menimpa pada orang-orang yang sudah berusia manula.

#2. Asfiksia

Asfiksia ini adalah sebuah kondisi berkurangnya oksigen pada saat bernafas dalam jangka waktu yang cukup lama. Apabila tidak cepat diantisipasi maka bisa menimbulkan keadaan koma dan bahwa mungkin bisa mengundang kematian. Walau sebagian menduga keadaan ini terjadi karena menyalanya.

Kipas Angin terus menerus saat tidur tapi lebih spesifik lagi terjadi didalam ruangan yang tertutup dan minimnnya atau tidak adanya lubang ventilasi yang memadai. Dalam situasi ideal, udara yang dihasilkan dari perputaran kipas angin dan udara yang hasilkan dari lubang ventilasi bisa menjaga pencampuran gas dan kadar CO2 dalam keadaan tetap normal.

#3. Hipotermia

Hipotermia adalah merupakan sebuah situasi gawat dan kronis ketika temperatur suhu pada tubuh mengalami pengurangan sangat tajam. Perkara ini disebabkan oleh kehilangan panas pada tubuh lebih cepat ketimbang kemampuan tubuh itu sendiri dalam memproduksi hawa panasnya.

Keadaan semisal ini menjadikan suhu didalam tubuh menjadi menurun, dan terganggunnya beberap sistem pada tubuh seperti sistem saraf, jantung dan juga organ fital yang lainnya. Hipotermia ini umum terjadi pada kondisi cuasa dingin, dan jika tidak segera ditangani bisa berdampak gagal jantung sampai kematian.

Bila keadaan semakin malam, seluruh tubuh  semakin rentan mengalami resiko Hipotermia ini diakibatkan sistem metabolisme didalam menjadi lambat serta sangat peka pada keadaan temperatur ruang yang ada disekitarnya.

Dalam kondisi demikian bagi seseorang yang terbiasa tidur menggunakan kipas angin menyala maka dapat berakibat kehilangan suhu tubuh yang sangat draktis habis.

Akan tetapi belum diketahui adan sebuah penelitian ilmiah masalah ini yang menemukan bahwa keadaan ini terjadi kecuali suhu semula sudah sangat rendah. Pada sisi lain, kebanyakan orang akan mematikan kipas anginnya jika kondisi suhu udara yang panas sudah sangat rendah dan adem kembali.

Walaupun demikian, seorang Dokter kesehatan di Korea Selatan telah menjelaskan sejumlah faktor yang mengakibatkan kematian bagi orang yang terbiasa menyalakan Kipas Angin terus-menerus ketika sedang tidur.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel