7 Jenis Phobia "Ketakutan Berlebih" Yang Bisa Membunuh Mu

Telah menjadi fitrah setiap manusia pasti mempunyai sesuatu yang mereka takuti, diantaranya itu berupa benda, hewan, tempat, dan bahkan sebuah situasi maupun kondisi tertentu. Semua hal itu wajar-wajar saja karena manusia memang tak ada yang sempurna. Oleh karenanya kenali sedari sekarang 7 Jenis Phobia "Ketakutan Berlebih" Yang Bisa Membunuh Mu agar kita bisa lebih waspada dan segera mencari penawarnya.

Sifat takut seperti ini baru akan menjadi masalah jika sudah menjadi berlebih-lebihan hingga bisa menyebabkan orang yang memiliki "ketakutan" menjadi histeris jika melihat sesuatu yang ia takuti, atau bahkan menjadi antipati terhadap sesuatu hingga berusaha menghindarinya sebisa mungkin.

Waspada Phobia Atau Ketakutan Berlebih Yang Bisa Membunuh Mu

Kondisi yang biasa di sebut Phobia ini, tentu akan merepotkan kehidupan sehari-hari. Tapi meski begitu pada umumnya Phobia bukanlah sesuatu yang membahayakan pengidapnya, jika bisa di kontrol dengan baik.

Namun yang tak banyak orang tahu adalah, diantara sekian banyak Phobia yang ada, beberapa diantaranya tergolong sangat berbahaya bahkan bisa masuk dalam katagori mematikan. Karena itu disini akan dipaparkan jenis-jenis phobia yang berbahaya dan bahkan bisa merenggut nyawa.

Jenis Phobia Yang Bisa Membunuhmu

1. Somniphobia

Sebagian orang pasti sudah familiar dengan imsomnia, sebuah istilah medis yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi orang yang mengalami kesulitan tidur di malam hari. Kondisi yang biasanya muncul akibat stress yang ditimbulkan oleh beban kerja sehari-hari selama ini, ternyata juga bisa tumbuh menjadi suatu jenis Phobia mematikan yang disebut Somniphobia.

Somniphobia sendiri mengakibatkan pengidapnya mengalami ketakutan akan kehilangan kontrol atas tubuh mereka saat tidur. Kondisi ini juga yang membuat mimpi buruk terus beulang, akibatnya pengidap phobia ini jadi takut untuk tidur dan sebisa mungkin berusaha untuk terjaga sepanjang malam. Hal inilah yang secara perlahan sebenarnya dapat berpotensi membunuh sipengidap Somniphobia.

Seperti yang kita tahu saat tidur tubuh manusia memulai proses pemulihan diri dengan memproduksi berbagai hormon imunitas yang berfungsi untuk meregenerasi segala jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Tanpa tidur yang cukup tubuh manusia tidak akan dapat memulihkan kerusakan tubuh yang ada pada dirinya.

Sedangkan seorang pengidap Somiphobia bisa tak tidur sama sekali selama beberapa hari, hal ini secara perlahan akan menimbulkan masalah kesehatan serius diantaranya seperti tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan stroke, yang akhirnya akan berujung pada kematian.

2. Latrophobia

Phobia yang satu ini mungkin bisa menjadi bahan pembelajaran bagi para Orang Tua untuk tak menjadikan Dokter sebagai alat menakut-nakuti anak mereka yang masih kecil ketika sedang nakal. Karena latrophobia atau rasa takut yang berlebihan terhadap Dokter, ternyata merupakan salah satu phobia yang paling mematikan di dunia ini.

Dalam beberapa kondisi tertentu efek dari latrophobia bahkan dapat membuat orang menjadi panik dan merasa mual hanya membayangkan dirinya pergi menemui Dokter. Kondisi ini tentu akan menjadi sangat berbahaya jika seseorang pengida latrophobia, sedang dalam kondisi sakit yang parah dan harus ditangani oleh Dokter.

Salah satu contoh kasusnya adalah apa yang terjadi pada seorang pria bernama John Dart pada tahun 2009 yang lalu. Pria pengidap latrophobia, bahkan lebih memilih untuk bunuh diri daripada pergi ke Dokter.

Padahal saat itu ia hanya perlu memeriksakan noda kecil dihidungnya. John berfikir noda tersebut merupakan sel kanker, hingga ia merasa sangat tertekan karena harus memeriksakannya ke Dokter, namun di sisi lain phobia yang dia alami membuatnya sangat takut untuk bertemu dengan Dokter.

Dan karena tekanan inilah John memilih untuk mengakhiri hidupnya, padahal sebenarnya noda yang ada di hidungnya bukanlah sel kanker melainkan hanyalah noda biasa yang tak berbahaya.

3. Rhypopobhia

Sudah merupakan rahasia umum jika toilet umum merupakan tempat yang tak higienis. Selain karena digunakan oleh banyak orang, toilet umum biasanya kurang terawat kebersihanya, hal ini membuat orang biasanya enggan menggunakan fasilitas publik ini dan memilih menahan hajatnya sampai dirumah.

Kondisi ini pun ternyata merupakan sebuah phobia yang bernama Rhypopobhia, Phobia ini ternyata juga banyak di idap orang terutama di Inggris. Dimana di Negri Ratu Elisabeth ini tercata ada sekitar 4 juta orang yang mengalami ketakutan dan kekhawatiran saat harus menggunakan toilet umum.

Dan bagi beberapa orang Rhypopobhia, tak hanya membuat mereka takut menggunakan toilet umum, tapi takut juga menggunakan toilet dirumahnya sendiri.

Akibatnya orang mengidap Rhypopobhia, akan sebisa mungkin menahan dan menunda buang air karena takut akan merasa sakit saat buang air di toilet. Phobia ini sendiri telah menelan korban yaitu seorang gadis bernama Emily Titterrington.

Rasa takutnya yang luar biasa terhadap toilet, membuat Emily sering sekali menahan buang airnya selama 2 bulan. Hal ini tentu berakibat fatal karena usus Emily lambat laut membesar dan memberikan tekanan pada organ vital lainya. Kondisi ini mengakibatkan Emily meninggal dunia pada usia 16 tahun karena terkena serangan jantung.

4. Mysophobia

Mysophobia merupakan sebutan untuk sebuah Phobia dimana penderitanya mengalami ketakutan berlebih pada kuman. Phobia ini juga sering dikaitkan dengan OCD atau Obessive Compulsive Disorder. Sebuah kondisi psikis dimana orang sangat terobsesi akan sesuatu baik itu kebersihan atau kerapihan.

Dan untuk kasus Mysophobia, orang akan jadi begitu terobsesi untuk membersihkan setiap benda  yang ada disekitarnya. Obsesi dan ketakutan ini tentu akan sangat mengganggu kehidupan sehair-hari terutama saat harus bersosialisasi dengan orang lain.

Namun tak hanya sampai disitu karena pengidap Mysophobia, juga dihadapkan dengan resiko yang sangat fatal akibat obsesi mereka akan kebersihan.

Salah satu contohnya adalah yang terjadi pada Samantha Hancox, ketakutannya akan kuman telah menjadikan wanita ini tak pernah meninggalkan rumahnya selama lebih 20 tahun.

Selama tak kurang dari 18 tahun, ia menghabiskan waktu 20 jam sehari untuk mandi, dan membersihkan diri hingga jarang memiliki waktu untuk makan.

Kondisi ini tentu berdampak buru bagi kesehatanya dan meski Samantha telah berusaha keras untuk menyembuhkan phobianya ini, ia akhirnya meninggal dunia di usia 40 tahun dalam penjara yang ia ciptakan dari rasa takutnya sendiri.

5. Heliophobia

Heliophobia merupakan sebuah phobia yang mengakibatkan pengidapnya mengalami ketakutan yang berlebih terhadap sinar matahari. Ketakutan ini bahkan bisa menimbulkan delusi dimana pengidap Heliophobia akan merasakan sensasi seolah terbakar pada kulitnya saat akan terkena sinar matahari langsung.

Hal ini mengakibatkan pengidap Heliophobia atau yang biasa disebut Heliophobes akan sebisa mungkin menghindari sinar matahari.

Akibatnya mereka akan kekurangan vitamin D yang sebagian besar didapat dari sinar matahari. Vitamin D sendiri dalam tubuh berguna untuk mengatur kalsium dalam tulang dan menjaga tulang tetap sehat.

Kekurangan vitamin D ini dapat selain tidak baik bagi tulang juga akan meningkatkan resiko rakhitis, kanker, atau penyakit lain yang bahkan bisa mengakibatkan kematian.

6. Cibophobia

Makan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia untuk dapat bertahan hidup. Namun meski begitu di era modern ini banyak sekali terdapat kelainan makan mulai dari yang paling populer seperti anorxia, bulimia, dan gangguan makan lainnya.

Selain itu terdapat pula sebuah phobia yang berhubungan dengan makan yaitu Cibophobia, sebuah kondisi dimana seseorang begitu takut untuk makan, hingga sebisa mungkin menghindari makanan.

Contoh betapa mematikannya phobia ini sendiri dapat dilihat pada kasus yang menimpa seorang gadis yang bernama Charlotte Robinson.

Ketakutannya yang luar biasa terhadap makanan telah membuat gadis ini mengalami anorexia parah. Kondisi ini membuat dia kehingan berat badannya secara drastis hamya kurang dari 1 tahun hingga menjadi hanya 38 kg, hampir dari setengan dari berat badannya sebelumnya.

Tubuhnyapun akhirnya menyerah dan tak sanggun bertahan akibat mal nutrisi yang ia alamai dan akhirnya meninggal pada usia 18 tahun pada tahun 2008 yang lalu.

7. Pantophobia

Phobia yang satu ini bisa dibilang sebagai phobia yang paing merepotkan di dunia. Karena pengidap Pantophobia, akan takut pada apapun yang ada disekitarnya. Kondisi ini membuat pengidap Pantophobia akan merasakan ketakutan luar biasa yang mengakibatkan serangan panik, detak jantung yang meningkat, keringat dingin, dan bahkan kesulitan dalam berbicara.

Dalam beberapa kasus yang ekstrim, beberapa penderita Pantophobia bahkan bisa sampai kehingan kesadaran. Phobia mengakibatkan rasa takun yang terus-menerus dan membuat pengidapnya mengalami halusinasi tentang sesuatu yang jahat dan kejam sedang mengintainya meski kadang hal tersebut tidak diketahui sumbernya.

Sikap paranoia ini menurut Dokter kadang juga merupakan gejala schizoprenia. Mirisnya sekitar 60 persenpenderita Pantophobia  akhirnya bunuh diri, karena tak tahan dengan delusi yang dialaminya.

Sebagian besar ketakutan Phobia di atas mungkin terdengar tak masuk akal. Namun kita tak pernah mengukur ketakutan orang. Karena nyatanya hal ini memang nyata adanya dan telah mengakibatkan orang yang pengidap phobia initak hanya terganggu keseharianya namun juga harus mengakhiri hidupnya dengan tragis.

Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah dengan tak menjadikan ketakutan seseorang sebagai bahan lelucon karena kita tak pernah tahu seperti apa dampak yang akan terjadi. Dengan begitu para pengidap phobia mungkin bisa menjalani hari mereka dengan biasa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel